Public Health

Bahaya Merokok, Simak Inilah Bahaya Merokok Bagi Tubuh!

Bahaya merokok, sudah terbukti bahwa merokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kanker paru-paru, jantung koroner, dan bisa menyebabkan stroke.

Penyakit berikut adalah penyakit baru dari sebagian bahaya merokok bagi kesehatan.

Tahukah anda, ada banyak bahaya merokok lainnya yang tidak disadari oleh seorang perokok.

Misalnya penurunan daya tahan tubuh sehingga mereka rentan terhadap penyakit khususnya infeksi.

Hal ini terjadi cenderung singkat dan mungkin dapat menyebabkan dampak kesehatan pada kehidupan sehari-hari seorang perokok.

Yuk simak apa saja bahan yang terkandung didalam 1 butir rokok.

  • Aseton yakni ditemukan dalam cairan pembersih cat kuku.
  • Asam asetat yakni bahan yang digunakan dalam cat rambut.
  • Amonia yakni pembersih rumah yang sangat umum digunakan.
  • Arsenik ditemukan dalam bahan pada racun tikus.
  • Butane yakni bahan yang digunakan dalam cairan korek api.
  • Nikotin digunakan sebagai bahan pembuatan insektisida.
  • Tar yakni material yang digunakan untuk membuat aspal jalan.

Lalu apakah dampak efek rokok pada tubuh, merokok sudah dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu penyebab kematian yang cukup besar di dunia.

Bahkan bahaya merokok bagi kesehatan ini tidak hanya berlaku bagi perokok saja, orang-orang disekitar perkokok pun berisiko tinggi terkena efek rokok.

Lantas mengapa rokok dapat mempengaruhi kekebalan tubuh manusia. Rokok memiliki berbagai racun dari bahan kimia yang dikandungnya.

Bahaya merokok bagi kesehatan yang paling utama datang dari racun karsinogen yakni penyebab kanker dan karbon monoksida pada asap rokok.

Kedua zat tersebut akan terhirup saluran pernapasan, yang pada akhirnya akan memicu kerusakan organ dan penurunan fungsi dari organ sistem pembuluh darah, jantung, dan pernapasan.

Akibatnya, tubuh akan lebih sulit melawan penyakit yang berada dilingkungan  sekitarnya. Berikut ini adalah beberapa bahaya merokok bagi kesehatan, terutama kekebalan tubuh anda.

Artikel Terkait

Satu Komentar

  1. Semoga para perokok bisa segera menyadari betapa bahaya yang ditimbulkan, bukan merugikan diri sendiri tetapi juga merugikan orang lain. Artikelnya sangat membantu untuk meningkatkan kesadaran, sukses selalu💪🏻

  2. 1. precontemplation
    Dimana perokok merasa bahwa dirinya tidak memilki permasalahan terhadap perilaku yang ia tunjukan, perokok tidak memiliki motivasi untuk mengubah perilaku. Ia tidak ingin berhenti merokok karena ia merasa baik-baik saja dan tidak terdapat masalah pada dirinya. Pemikiran tersebut mengakibatkan ia tidak ingin berhenti merokok.
    2. contemplation
    Tahap dimana perokok mulai menunjukkan kesadaran yang muncul dari dalam dirinya akan perilaku tersebut. Tetapi hal tersebut hanya sebatas kesadaran sehingga perokok belum dapat berkomitmen merubah perilakunya.
    3. preparation
    Kondisi dimana perokok mulai membangun niat untuk merubah perilakunya, ia membuat rencana minggu depan dirinya akan melepaskan rokok, dan membuat strategi perlahan dengan cara mengurangi konsumsi rokok sampai akhirnya sama sekali tidak mengonsumsi.
    4. Action
    Pada tahap ini perokok berusaha secara perlahan menggantikan rokok dengan permen. Ketika keinginannya untuk mengonsumsi rokok muncul, perokok akan membeli permen dan memakannya untuk mengalihkan rasa inginnya mengonsumsi rokok.
    5. Maintenance
    Perokok berusaha untuk tetap menjaga perilaku memakan permen ketika merasa ingin mengonsumsi rokok.

  3. Pada kehidupan sehari-hari TTM dapat digunakan untuk menjelaskan tahapan perubahan perilaku individu yang awalnya perokok menjadi seorang yang tidak merokok.
    •pada stage precontemplation,individu belum menyadari bahwa merokok memiliki dampak merugikan bagi dirinya dan orang di sekitarnya.Atau dia sudah menyadarinya tetapi tidak menghiraukan hal tersebut.seperti saat ia melihat iklan rokok yang terdapat peringatan bahaya merokok tetapi ia tidak memperdulikanya.
    •Pada stage contemplation,individu akhirnya menyadari tindakannya.ia juga mulai memikirkan kelebihan dan kekurangan dari kebiasaan merokok itu.ia memikirkan dampak buruk merokok yang akan terjadi pada dirinya dan orang yang ada di sekitarnya.ia memikirkan bahwa ia akan terkena penyakit jika merokok
    •pada stage preparation,individu mulai mempersiapkan apa aja yang dibutuhkan untuk merubah kebiasaannya merokok,seperti menyusun rencana untuk merubah kebiasaannya merokok menjadi kegiatan yang lain yang bermanfaat dan berniat untuk tidak membeli rokok lagi.
    •pada stage action,individu mulai menjalankan rencananya merokok dengan tidak membeli rokok dan mengganti kebiasaannya merokok dengan minum jus atau makan permen karet.
    •pada stage maintenance,individu harus menjaga kontinuitas dari perilaku tidak merokok.jika pada kurun waktu perilaku ini dijaga,maka kebiasaan tidak merokok menjadi sesuatu yang menetap.

  4. Merokok sangat berbahaya bagi tubuh, baik diri sendiri mau pun orang lain. Motivasi terbesar untuk berhenti merokok terdapat pada diri sendiri dengan adanya kesadaran akan kesehatan. Motivasi dan metode untuk berhenti merokok didasari oleh konsep Transtheoretical Model (TTM), yaitu:
    – Tahap Precontemplation: seorang perokok yang tidak berpikiran dan memiliki niat untuk berhenti merokok
    – Tahap Contemplation: seorang perokok tersebut terpikirkan dan memiliki niat untuk berhenti merokok, tetapi dalam jangka waktu yang masih lama sekitar 6 bulan ke depan
    – Tahap Preparation: seorang perokok tersebut sudah mulai berniat berhenti merokok dalam jangka waktu dekat sekitar 30 hari, tetapi masih belum konsisten dalam berhenti merokok
    – Tahap Action: seorang perokok tersebut sudah berhenti merokok, tetapi dalam waktu kurang dari 6 bulan
    – Tahap Maintenance: seorang perokok tersebut sudah berhenti merokok dalam waktu lebih dari 6 bulan

  5. INTERVENSI UNTUK MENCEGAH BAHAYA MEROKOK DENGAN MEMBERIKAN TERAPI PENGGANTI NIKOTIN MENGGUNAKAN SEMPROTAN HIDUNG NIKOTIN.
    1. PRECONTEMPLATION
    Para perokok tidak berniat untuk berhenti merokok dan melakukan terapi karena merasa bahwa tubuhnya tidak terjadi masalah.
    2. CONTEMPLATION
    Mereka sudah memikirkan dengan serius dalam melakukan Terapi Pengganti Nikotin secara teratur dalam 6 bulan kedepan tetapi mereka belum mau melakukan tindakan dalam waktu dekat ini.
    3. PREPARATION
    Di dalam tahap ini mereka sudah berniat untuk melakukan Terapi Pengganti Nikotin secara teratur untuk proses berhenti merokok pada bulan kedepannya tapi masih tidak konsisten melakukannya dan mulai membuat strategi bagaimana melakukannya secara teratur.
    4. ACTION
    Mereka mulai secara teratur melakukan Terapi Pengganti Nikotin. Jikalau ada rasa ingin merokok mereka akan menggunakan semprotan hidung nikotin sesuai resep yang diberikan oleh dokter.
    5. MAINTENANCE
    Terapi Pengganti Nikotin dengan menggunakan semprotan hidung nikotin sudah dilakukan secara teratur selama sekitar 6 bulan atau lebih.

  6. Precomplation : seorang laki-laki tidak berniat berhenti merokok, karena di lingkungan teman-temannya semua merokok
    Contemplation : setelah mengetahui bapaknya menderita sakit karena merokok, laki-laki tersebut mulai berpikir untuk berhenti merokok, namun tidak melakukan tindakan apapun (atau dalam arti lain, tetap merokok)
    Preparation : laki-laki tersebut mulai mencoba tidak merokok selama 1 bulan. Namun pada saat berkumpul dengan temannya, laki-laki tersebut kembali sesekali merokok (dalam arti lain, keputusannya untuk tidak merokok tersebut belum konsisten)
    Action : laki-laki tersebut mulai serius merubah perilaku hidupnya karena melihat bapaknya yang semakin sakit parah karena merokok. Untuk mengganti rokok, laki-laki tersebut menggunakan permen. Dan laki-laki tersebut telah melakukan tindakan untuk tidak merokok sama sekali, selama 6 bulan
    Maintenance : laki laki tersebut telah berhenti merokok selama lebih dari 6 bulan dan mengganti rokok dengan permen untuk mengubah perilaku hidup yang tidak sehat tersebut

  7. 1.precontentemplation:laki²/wanita yg merokok karna faktor lingkungan dan pergaulan
    2.contenplation:mereka sudah memiliki niat untuk berhenti merok karna mereka tau akan bahaya merokok tp mereka blm bisa meninggalkan kebiasaan buruknya
    3.preparation:mereka sudah memiliki niat untuk merekok dan mereka sudah mantap untuk berhenti merokok tp tidak konsisten
    4.action:mereka melakukan banyak hal seperti makan permen ayau melakukan kegiatan lain sehingga mereka lupa akan tentang rokok
    5.maintenance:sudah bisa berhenti merokok selama 6 bulan lebih bahkan sudah tidak memiliki niat untuk merokok lagi

  8. Stage of Changes:

    1. Precontemplation
    Tahap ini merupakan perubahan awal disebut pra-perenungan. Selama tahap pra-perenungan ini, belum terlihat adanya perubahan yang terjadi. Seseorang yang berada pada tahap ini sering disebut sebagai “dalam pengelakan”. Hal ini disebabkan karena seorang perokok menolak untuk mengakhiri perilaku merokok karena ia merasa tidak mempunyai masalah perilaku merokok yang ia pertahankan sehingga mereka tidak memiliki pemikiran atau pertimbangan untuk berhenti merokok.

    2. Contemplation
    Tahap ini adalah tahap dimana seseorang masih berstatus sebagai perokok aktif, tetapi sudah berkeinginan untuk berhenti merokok dalam 6 bulan ke depan, sehingga masih memiliki kecenderungan untuk membatalkan keinginan berhenti merokok. Pada tahap ini, seorang perokok mulai memikirkan suatu saat ia harus mengakhiri perilaku merokok karena berbagai efek negatif rokok mulai terasa karena belum dapat membuat suatu komitmen terhadap perilaku merokok, mereka akan mencari saat dan kondisi yang tepat untuk dapat memotivasi berhenti merokok.

    3. Preparation
    Pada tahap ini seseorang mulai membuat perubahan kecil untuk mempersiapkan diri melakukan perubahan yang lebih besar. Seseorang yang ingin berhenti merokok, maka bisa diawali dengan menurunkan jumlah batang rokok yang ia dihisap setiap harinya. Bisa pula dengan melakukan tindakan langsung seperti melakukan konsultasi kepada para ahli terapi, ikut kelompok senam, membaca buku – buku berkaitan dengan rokok atau sekedar melakukan aktivitas dalam rangka mengurangi kebiasaan merokoknya.

    4. Action
    Tahap ini individu mulai mengubah perilakunya untuk mengatasi masalah. Tindakan mengubah perilaku dan faktor-faktor yang men-dukungnya membutuhkan suatu komitmen terhadap waktu dan energi. Kebanyakan individu akan membuktikan dirinya bahwa ia mampu mengakhiri perilaku merokok karena mereka telah mempersiapkan dirinya. Dengan strategi-strategi untuk menghadapi dorongan untuk merokok kembali. Perokok telah mengambil tindakan untuk berhenti dan masih dalam enam bulan pertama dari masa bebas rokok. Tahap ini melibatkan beberapa proses perubahan perilaku, yaitu meningkatkan penghargaan untuk perilaku baru yang sehat dan mengurangi penghargaan terhadap perilaku yang tidak sehat, mencari dan menggunakan dukungan sosial untuk perubahan perilaku sehat, mengganti perilaku dan pemikiran yang tidak sehat dengan perilaku alternatif yang mendukung perubahan perilaku dan membuang pengingat yang dapat mengarahkan individu untuk terlibat dalam perilaku yang tidak sehat dan menambahkan pengingat yang mengarahkan pada perilaku sehat.

    5. Maintenance
    Tahap ketika individu menjaga perubahan perilaku dari kemungkinan r lapse (kembali ke perilaku yang telah ditinggalkan). Para perokok membandingkan keuntungan-keuntungan yang telah mereka peroleh dari berhenti merokok dengan sebuah keinginan untuk kembali merokok. Proses perubahan perilaku pada tahap ini sama dengan tahap action. Jika seseorang mampu tetap bebas dari perilaku adiktif lebih dari enam bulan, orang tersebut diasumsikan telah berada dalam tahap maintenance berhenti merokok. Begitu pula seseorang yang telah berhenti merokok tetapi masih berada pada tahun pertama masa bebas rokoknya.

  9. * Precontemplation : seorang perokok menolak untuk mengakhiri perilaku merokok karena ia merasa tidak mempunyai masalah perilaku merokok yang ia pertahankan sehingga mereka tidak memiliki pemikiran atau pertimbangan untuk berhenti merokok.

    * Contemplation : seorang perokok mulai memikirkan suatu saat ia harus mengakhiri perilaku merokok karena berbagai efek negatif rokok mulai terasa karena belum dapat membuat suatu komitmen terhadap perilaku merokok, mereka akan mencari saat dan kondisi yang tepat untuk dapat memotivasi berhenti merokok.

    * Preparation : perokok mulai membuat rencana berhenti seperti menentukan kapan akan berhenti atau menggurangi jumlah penggunaan rokok

    * Action : Perokok telah mengambil tindakan untuk berhenti dan masih dalam enam bulan pertama dari masa bebas rokok.

    * Maintenance : para perokok membandingkan keuntungan-keuntungan yang telah mereka peroleh dari berhenti merokok dengan sebuah keinginan untuk kembali merokok.

  10. 1.precontenplation:laki² /wanita yg merokok karna faktor lingkungan atau pergaulan
    2.contenplation:mereka sudah tau akan bahaya merkok tp mereka masih blm bisa meninggalkan kebiasaan merokok
    3. Preparation:mereka memiliki niat untuk berhenti merokok
    4. Action:mereka melakukan banyak hala seperti makan permen dan melakukan aktivitas sehingga mereka lupa akan merokok
    5.maintenance:mereka sudah berhasil berhenti merokok selama 6 bulan lebih

    1. 1. Tahap precontemplation
      Pada tahap ini si perokok aktif belum mempunyai rencana untuk berhenti merokok bahkan si perokok masih tetap tidak peduli tentang bahaya rokok yang akan menyerang tubuhnya meskipun dia telah mengetahui bahwa merokok itu tidak baik bagi kesehatan. dibutuhkan waktu 6 bulan setelah intervensi

      2. Tahap contemplation
      Si perokok lama kelamaan mulai sadar dan mengetahui bahwa prilakunya sebagai perokok aktif tersebut tidaklah baik jika dikonsumsi selang waktu yang lama. Hasil intervensi bisa di ukur setelah 6 bulan berikutnya.

      3. Tahap preparation
      Pada tahap ini si perokok mulai memiliki rencana untuk mengubah gaya hidupnya sebagai perokok aktif. Hasil intervensi bisa di ukur pada 30 hari selanjutnya (13 bulan)

      4.Tahap action
      Pada tahap ini si perokok mulai melakukan sebuah tindakan agar untuk mengubah gaya hidupnya, yaitu dengan berhenti merokok. Biasanya orang pada tahapan ini sudah merubah perilakunya dalam 6 bulan terakhir

      5.Tahap maintenance
      Pada tahap ini si perokok mulai mempertahankan gaya hidup barunya yaitu berhenti merokok demi kesehatan tubuhnya. Biasanya orang pada tahapan ini sudah merubah perilakunya lebih dari 6 bulan yg lalu.

      6.Tahap termination
      So perokok tersebut berada pada tahapan keyakinan 100% mereka tidak akan kembali ke perilaku buruk sebelumnya, tapi kecenderungan untuk kembali keperilaku sebelumnya (perilaku tidak sehat) juga cukup besar.

  11. “Intervensi untuk mencegah kanker paru-paru dengan berhenti merokok”

    1. Precontemplation : Seorang perokok aktif berencana dan memiliki niat untuk berhenti merokok, tetapi ia masih ragu apakah ia bisa atau tidak untuk merhenti merokok.
    2. Contemplation : Si perokok aktif sangat serius dalam membuat keputusan untuk berhenti merokok dalam kurung waktu 6 bulan.
    3. Preparation : Si perokok aktif sudah mulai mencoba berfikir untuk berhenti merokok dalam 30 hari kedepan.
    4. Action : Dalam pencobaan untuk tidak merokok selama 30 hari itu, si perokok aktif akhirnya bisa berhenti merokok selama 6 bulan.
    5. Maintenance : Si oerokok aktif sudah bisa untuk tidak merokok selama lebih dari 6 bulan.

    1. Precontemplation: seorangh perokok aktif berusha untuk tidak merokok tetapi ia masih dibatas ambang antara iya atau tidak
      Contemplation: seorang perokok aktif sudah mempunyai target akan berhenti merokok dalam waktu kurang dari satu minggu ini
      Preparation: si perkokok aktif sudah mulai muncul pemikiran untuk berhenti merokok kedepanya
      Action: pada masa percobaan berhenti merokok selama satu minggu akhirnya si perokok berhasil berhenti melebihi satu minggu bakan satu bulan
      Maintenance: si perokok aktif sudah berhasil merokok melebihi satu bulan bahkan mungkin berhenti seterusnya

  12. Pada Transtheoretical Model (TTM) kita akan memahami tentang teori yang menilai kesiapan individu untuk bertindak atau berperilaku sehat dan membuat strategi-strategi atau proses-proses perubahan untuk membantu individu melalui tahapan perubahan ke tahap aksi dan pemeliharaan. Pada khasus merokok ini kita dapat menentukan stage of change yang dapat di lalukan, yaitu :

    • Precontemplation :
    Perokok menolak untuk mengakhiri perilaku merokok karena ia merasa tidak mempunyai masalah yang begitu besar dengan merokok. Sehingga mereka tidak memiliki pemikiran atau pertimbangan untuk berhenti merokok.

    • Contemplation :
    Perokok mulai sadar akan tindakannya yang dapat memberikan efek negatif bagi dirinya, sehingga memikirkan untuk berhenti merokok tetapi masih belum konsisten dalam jangka waktu 6 bulan kedepan.

    • Preparation :
    Perokok sudah berniat merubah perilakunya, dan telah siap berhenti merokok dalam waktu dekat yaitu 30 hari kedepan, disertai komitmen untuk berhenti merokok.

    • Action :
    Perokok telah merubah perilakunya dengan cara berhenti merokok dan masih dalam 6 bulan pertama dari masa bebas rokok. Pada tahap ini kebanyakan perokok akan membuktikan bahwa ia telah mampu berhenti merokok karena telah mempersiapkan dirinya dengan strategi-strategi untuk menghadapi godaan merokok kembali.

    • Maintenance :
    Individu telah berhenti merokok selama 6 bulan atau lebih, serta berusaha untuk tetap menjaga kebiasaan baru dengan strategi-strategi yang telah dimilikinya.

  13. 1. Precontemplation : seorang perokok tidak berniat untuk di waktu akan datang dalam hal ini si perokok belum berniat untuk berhenti, dalam kejadian ini dia tidak menyadari kalau tindakan dia itu buruk serta belum mengetahui kalau prilaku merokok dia itu salah serta tidak baik untuk kesehatan di sebapkan karna faktor pergaulan dan lingkungan setempat yang masih ramai dengan aktifitas merokonya.

    2. Contemplation : dalam tahap ini di mana seorang perokok sudah berniat untuk merubah prilakunya dalam sebuah perubahan dan biasanya tahap ini si perokok butuh waktu 6 bulan untuk melakukan perubahan atau kebiasaan dia merokok karna si perokok sudah menyadari adanya bahaya-bahaya akibat aktivitas dia merokok.

    3. Preparation : dalam tahap ini di mana seorang perokok sudah melakukan perubahan – perubahan kecil namun belum benar – benar meninggalkan prilaku merokok nya meskipun di tahapan ini seseorang sudah berniat untuk merubah prilakunya.

    4. Action : dalahan tahap ini seorang perokok sudah benar-benar melakukan perubahan prilakunya yang di mana prilaku lamanya sudah mulai di tinggalkan dan menggantinya dengan prilaku yang baru seperti mempunyai aktivitas yang baru kalau biasanya dia setiap hari merokok akan di gantinya dengan memakan permen sebagai ganti dari rokonya itu sendiri dan mulai hidup sehat tanpa asap rokok.

    5. Maintenance : di mana pada tahap ini seorang perokok meninggalkan kebiasaan lamanya dan menjadi seseorang yang baru tanpa asap rokok dan menjadi sebuah kebiasaan tanpa asap rokok itu sendiri keadaan ini di tandai dengan prilaku sudah di lakukan dalam kurun waktu yang lama dalam artian dia terlahir kembali dengan kehidupan hidup yang sehat

  14. Pada Transtheoretical Model (TTM) kita akan memahami tentang teori yang menilai kesiapan individu untuk bertindak atau berperilaku sehat dan membuat strategi-strategi atau proses-proses perubahan untuk membantu individu melalui tahapan perubahan ke tahap aksi dan pemeliharaan. Pada khasus merokok ini kita dapat menentukan stage of change yang dapat di lalukan, yaitu :

    • Precontemplation :
    Perokok menolak untuk mengakhiri perilaku merokok karena ia merasa tidak mempunyai masalah yang begitu besar dengan merokok. Sehingga mereka tidak memiliki pemikiran atau pertimbangan untuk berhenti merokok.

    • Contemplation :
    Perokok mulai sadar akan tindakannya yang dapat memberikan efek negatif bagi dirinya, sehingga memikirkan untuk berhenti merokok tetapi masih belum konsisten dalam jangka waktu 6 bulan kedepan.

    • Preparation :
    Perokok sudah berniat merubah perilakunya, dan telah siap berhenti merokok dalam waktu dekat yaitu 30 hari kedepan, disertai komitmen untuk berhenti merokok.

    • Action :
    Perokok telah merubah perilakunya dengan cara berhenti merokok dan masih dalam 6 bulan pertama dari masa bebas rokok. Pada tahap ini kebanyakan perokok akan membuktikan bahwa ia telah mampu berhenti merokok karena telah mempersiapkan dirinya dengan strategi-strategi untuk menghadapi godaan merokok kembali.

    • Maintenance :
    Individu telah berhenti merokok selama 6 bulan atau lebih, serta berusaha untuk tetap menjaga kebiasaan baru dengan strategi-strategi yang telah dimilikinya.

  15. Pada Transtheoretical Model (TTM) kita akan memahami tentang teori yang menilai kesiapan individu untuk bertindak atau berperilaku sehat dan membuat strategi-strategi atau proses-proses perubahan untuk membantu individu melalui tahapan perubahan ke tahap aksi dan pemeliharaan. Pada khasus merokok ini kita dapat menentukan stage of change yang dapat di lalukan, yaitu :

    • Precontemplation :
    Perokok menolak untuk mengakhiri perilaku merokok karena ia merasa tidak mempunyai masalah yang begitu besar dengan merokok. Sehingga mereka tidak memiliki pemikiran atau pertimbangan untuk berhenti merokok.

    • Contemplation :
    Perokok mulai sadar akan tindakannya yang dapat memberikan efek negatif bagi dirinya, sehingga memikirkan untuk berhenti merokok tetapi masih belum konsisten dalam jangka waktu 6 bulan kedepan.

    • Preparation :
    Perokok sudah berniat merubah perilakunya, dan telah siap berhenti merokok dalam waktu dekat yaitu 30 hari kedepan, disertai komitmen untuk berhenti merokok.

    • Action :
    Perokok telah merubah perilakunya dengan cara berhenti merokok dan masih dalam 6 bulan pertama dari masa bebas rokok. Pada tahap ini kebanyakan perokok akan membuktikan bahwa ia telah mampu berhenti merokok karena telah mempersiapkan dirinya dengan strategi-strategi untuk menghadapi godaan merokok kembali.

    • Maintenance :
    Individu telah berhenti merokok selama 6 bulan atau lebih, serta berusaha untuk tetap menjaga kebiasaan baru dengan strategi-strategi yang telah dimilikinya.

  16. • precontemplation
    Dapat didefinisikan sebagai keadaan individu yang tidak mempunyai keinginan untuk mengubah

    • contemplation
    Kondisi seorang yang sadar atau memulai memikirkan keberadaan suatu masalah dari perilaku yang di pertahankan, tetapi belum membuat komitmen

    • preparation
    Tahap ketika individu berniat mengubah perilaku dalam waktu dekat

    • action sebagai tahap ketika individu memulai mengubah perilakunya untuk mengatasi masalah

    •maintenance
    Tahap ketika individu menjaga perubahan perilaku dari kemungkinan relapse (kembali ke perilaku yang telah ditinggalkan).

    • termination
    Merupakan tahap terakhir yang dapat diaplikasikan pada perilaku adiktif

  17. Merokok adalah sebuah perilaku yang bersifat adiktif, sehingga membuat seorang perokok akan merasa candu dan ketergantungan terhadap perilaku merokok. Oleh karena hal ini untuk bisa merubah perilaku seorang perokok tidak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama (sekitar 6 bulan).
    Untuk merubah perilaku merokok seseorang ada 6 metode berdasarkan TTM, yaitu:
    1. Tahap Precontemplation
    Pada tahap ini seseorang perokok tidak peduli untuk melakukan aksi terhadap masa depan yang dapat diperkirakan. Pengukuran biasanya diukur dalam enam bulan berikutnya.Rasa ketidakpedulian ini terjadi disebabkan oleh kurang tahunya mengenai konsekuensi akan perilaku merokok.
    Tahap Contemplation
    Pada tahap ini seorang perokok mulai peduli untuk berubah pada enam bulan berikutnya. Individu tersebut lebih peduli dalam kemungkinan perubahan.Akan tetapi, seringkali peduli terhadap konsekuensi secara akut.

    Tahap Preparation
    Pada tahap ini seorang perokok sudah peduli melakukan aksi dengan secepatnya di masa mendatang.Pengukuran dilakukan biasanya pada bulan berikutnya.Seseorang pada tahap ini secara khusus melakukan beberapa aksi yang signifikan pada tahun sebelumnya.

    Tahap Action
    Tahap dimana seorang perokok telah melakukan modifikasi atau perubahan secara spesifik pada gaya hidupnya selama enam bulan terakhir. Pada tahap ini aksi sudah dapat diamati atau sudah terlihat perokok tersebut mulai berubah.

    Tahap Maintenance
    Pada tahap yang terakhir ini seorang perokok berupaya untuk mecegah munculnya perilaku merokok. Akan tetapi seringkali iatidak menerapkan proses perubahan aksinya.

  18. *Intervensi mencegah kanker paru dengan cara berhenti merokok*
    1. Precontemplation :
    Seorang perokok berencana untuk memiliki niat supaya berhenti merokok, tetapi ia masih ragu apakah bisa atau tidak untuk berhenti merokok.
    2. Contemplation :
    Si perokok aktif sangat serius dalam membuat keputusan untuk berhenti merokok dalam waktu 6 bulan.
    3. Preparation :
    Si perokok aktif sudah mulai mencoba berfikir untuk berhenti merokok dalam 30 hari kedepan.
    4. Action :
    Kemudian ia mencoba untuk tidak merokok selama 30 hari itu, akhirnya si perokok aktif bisa berhenti merokok selama 6 bulan.
    5. Maintenance :
    Si perokok aktif sudah bisa untuk tidak merokok selama lebih dari 6 bulan.

  19. 1. Precontemplation :
    Seseorang dengan perokok berat belum ada rencana atau niatan untuk bisa merubah perilaku yang awalnya perokok menjadi tidak perokok dengan perubahan ini seseorang bisa hidup sehat untuk masa kedepannya.
    2. Contemplation :
    Seseorang perokok masih memikirkan untuk merubah perilaku menjadi tidak perokok tetapi seseorang tersebut belum bisa membuat komitmen untuk dirinya sendiri untuk mengurangi kebiasaan merokoknya dalam waktu dekat dan jika konsisten dalam waktu berikutnya dalam jangka 6 bulan seseorang yang perokok akan bisa dapat merubah perilakunya.
    3. Preparation :
    Seseorang perokok sudah memikirkan dan seseorang tersebut sudah berniat dan memantapkan hatinya untuk bisa berhenti merokok untuk kesehatan kedepannya perokok akan mulai niat berhenti merokok pada 1 bulan kedepannya tetapi si perokok belum bisa konsisten dengan akan perubahan perilaku yang akan di lakukannya.
    4. Action :
    Seseorang perokok perlahan lahan akan meninggalkan perilaku merokoknya untuk kesehatan seseorang tersebut dan orang-orang yang ada di sekitarnya tetapi disaat setiap seseorang ingin melakukan perilaku merokok lagi si perokok akan menggantikan nya dengan mengonsumsi jahe, teh gingseng, susu atau olahan yang terbuat dari susu bisa juga dengan mengonsumsi buah-buahan atau sayur-sayuran yang lebih sehat tetapi perubahan ini masih kurang dari 6 bulan dan dia harus bisa merubah perilakunya dengan niat yang sudah dipikirkan dan direncanakan sebelumnya.
    5. Maintenance :
    Tepat pada 6 bulan atau lebih si perokok bisa melepaskan sikap atau perilaku merokok dengan menuju perilaku yang lebih sehat untuk kedepannya yang diharapkan pada tahap ini si perokok bisa menjaga dan konsisten dengan kebiasaan berhenti merokok tersebut.

  20. 1. Precontemplation: seorang laki”/ perempuan itu adalah perokok aktif yang tidak dapat berhenti di karena kan faktor lingkungan nya yang membuat mereka menjadi pecandu rokok berat.
    2. Contemplation: mereka sudah berniat untuk tidak merokok lagi di karena kan sudah mulai sakit” an tapi mereka belom bisa meninggalkan kebiasaan itu
    3. Preparation: perokok sudah mulai berniat untuk mengubah kebiasaan merokok nya mulai dari mengurangi penggunaan rokok nya.
    4. Action: mereka melakukan hal seperti mencari kesibukan yang positif dan memakan permen agar bisa melupakan rokok nya
    5. Maintenance: dan akhirnya mereka pun berhasil untuk berhenti merokok sekitar 6bulan lebih.

  21. 1 precontemplation
    Ada seorang pemuda yang merokok akibat pergaulan teman”nya yang perokok
    2. Contenplation
    Kemudian ada masa perokok tersebut memiliki kesadaran untuk dan berniat untuk berhenti merokok dan meninggalkan kebiasaannya
    3. Preparation
    Kemdian di tahap selanjutnya perokok tersebut Sudah melakukan niatnya kurang Dari jangka waktu yang di tentukan ,akan tetapi perokok tersebut belum bisa konsisten terhadap niatnya
    4. Action
    Untuk mengkonsisten kan niat seorang pemuda untuk tidak meroko, pemuda itu melakukan hal hal yang positif untuk mengalihkan rokok tersebut seperti memakan permen atau melakukan kegiatan lain
    5.maintanance
    Seorang pemuda sudah terbiasa untuk tidak merokok selama 6 bulan dan sudah benar” meninggalkan untuk tidak merokok.

  22. DEFINISI

    Transtheoretical Model (TTM) adalah salah satu teori tentang perubahan perilaku yang telah dikembangan oleh W. F. Prochaska yang merupakan seorang psikoterapis. Teori ini fokus pada pengaruh sosial dan biologis. Konstruk utama dari model ini adalah proses perubahan, hasil perimbangan keputusan dan juga skala rangsanagan dimana model ini melibatkan pengambilan keputusan, emosi, dan kepercayaan diri.

    KOMPONEN

    Transtheoretical Model (TTM) terdiri dari empat komponen yaitu stage of change, processes of change, decisional balance dan self-efficacy.

    1. Stage of Change
    Transtheoretical Model (TTM) berbicara mengenai perubahan terjadi secara bertahap, terdapat lima tahapan yang harus dilalui untuk mencapai perubahan perilaku yang sempurna, yaitu:

    1. Pre-contemplation
    Tahap awal dimana individu belum siap menghadapi perubahan. Mereka masih belum menyadari kebutuhan untuk berubah. Pada tahap ini individu belum memilki niatan untuk berubah dalam waktu dekat. Tahapan ini diperlukan stategi bagi individu untuk belajar lebih banyak mengenai perilaku hidup sehat, memikirkan pro mengenai perubahan perilaku.

    2. Contemplation
    Individu yang berada dalam tahap ini sudah mulai berpikir untuk berubah dalam waktu dekat. Strategi yang diperlukan pada tahap ini adalah individu membayangkan dampak positif atau manfaat ketika mereka sudah melakukan perubahan perilaku, individu juga belajar mengurangi kontra terhadap perubahan perilaku.

    3. Preparation
    Individu telah siap melakukan perubahan dalam jarak dekat. Mereka sudah mengambil langkah-langkah untuk berubah. Dalam tahap ini dibutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat mereka, individu juga dapat mengatakan kepada orang lain mengenai rencana perubahan perilakunya dan berpikir tentang hal-hal positif yang akan dia dapatkan.

    4. Action
    Individu telah melakukan perilaku sehat dalam waktu dekat. Individu telah membuat komitmen untuk berubah. Strategi yang diperlukan adalah mengganti kegiatan yang berkaitan dengan perilaku sehat dengan hal-hal positif, menghargai diri sendiri dan menghindari situasi dan orang lain yang berpotensi untuk membawa mereka kembali ke perilaku sebelumnya.

    5. Maintenance
    Individu telah memelihara perilaku sehat dalam jangka panjang. Di tahap ini individu telah sadar pentingnya perilaku sehat.

  23. 1. Precontemplation : seorang perokok menolak untuk mengakhiri kegiatan merokoknya.
    2. Contemplation : mereka tau bahaya merokok dan akan mencari saat dan kondisi yang tepat untuk komitmen berhenti merokok
    3. Preparation : mereka mulai memiliki niat untuk berhenti merokok
    4. Action : mereka melakukan kegiatan lain untuk menghindari kebiasaan merokok, seperti salah satunya dengan mengganti memakan permen
    5. Maintenance : perokok sudah benar-benar berhenti merokok dan menimbang nimbang keuntungan jika mereka kembali merokok

  24. *precomtemplation:perokok aktif telah mengetahui faktor resiko banyak penyakit dan kematian disebabkan merokok,akan tetapi masih mengabaikan itu semua,disebabkan oleh lingkungan dan belum meyakinkan hal tersebut.
    *contemplation:perokok sudah mulai menyadari akan bahaya merokok terus menerus karna iyaa melihat temannya yang terjangkit penyakit kanker paru_paru disebabkan merokok.
    *preparation: perokok sudah mempunyai rencana/niatan untuk berhenti merokok akan tetapi tidak dengan waktu dekat (bertahap/perlahan)
    *Action:perokok sudah melakukan hal pengalihan untuk tidak merokok seperti beraktivitas sehingga lupa dengan rokok
    *maintenance:perokok sudah benar_ benar berhenti merokok,dan bisa membandingkan ketika mau kembali merokok

  25. 1. Precontemplation: Seorang/mereka perokok tidak menyadari bahwa merokok itu berbahaya untuk kesehatan tubuh. Mereka tidak ada niatan untuk menghentikan kebiasaan merokok tersebut.
    2. Contemplation: Mereka mulai menyadari bahayanya merokok dan berniat untuk menghentikan kebiasaan merokok tersebut dengan kurun waktu sekitar 6 bulan.
    3. Preparation: Mereka sudah berniat untuk mulai menghentikan kebiasaan merokok tersebut dalam kurun waktu 30 hari namun belum konsisten.
    4. Action: Mereka sudah mulai menghentikan kebiasaan merokok dengan cara mengurangi sedikit demi sedikit jumlah rokok dari setiap harinya atau minggunya agar terbiasa dan bisa menghentikan kebiasaan merokok tersebut.
    5. Maintenance: Mereka telah berhasil menghentikan kebiasaan merokok selama 6 bulan.

  26. 1. Precontemplation : Seorang perokok yang tidak memiliki pemikiran untuk mengakhiri merokok.
    2. Contemplation : Seorang perokok mengerti akan bahaya merokok dan mencari keputusan untuk berhenti merokok.
    3. Preparation : Tahap ini seorang perokok mulai mempunyai niat untuk berhenti merokok.
    4. Action : Seorang perokok mencari kegiatan untuk menghindari kebiasaan merokok, seperti salah satunya dengan mengganti makan permen.
    5. Maintenance : Para perokok benar-benar berhenti merokok dan menimbang keuntungan jika kembali merokok.

  27. PRECONTEMPLATION : Perokok tidak berencana untuk menjalani pengobatan karena merasa kesehatannya baik-baik saja
    CONTEMPLATION : Mereka telah serius mempertimbangkan untuk menerima terapi pengganti nikotin secara teratur dalam 6 bulan ke depan, tetapi mereka tidak ingin mengambil tindakan dalam waktu dekat.
    PREPARATION : Pada tahap ini, mereka telah merencanakan untuk secara teratur melakukan terapi pengganti nikotin selama proses berhenti merokok bulan depan, tetapi mereka masih tidak konsisten, dan mereka mulai mengembangkan strategi bagaimana melakukannya secara teratur.
    ACTION : Mereka mulai menerima terapi pengganti nikotin secara teratur, jika mereka memiliki keinginan untuk merokok, mereka akan menggunakan semprotan hidung nikotin sesuai resep dokter.
    MAINTENANCE : Mulai menggunakan semprotan hidung untuk terapi pengganti nikotin, sudah dilakukan dengan teratur kurang lebih 6 bulan

  28. 1.PRECONTEMPLATION
    Seorang perokok yang berniat berhenti merokok dari kebiasaan buruk nya,yang sudah terbiasa hidup dengan rokok namun lingkungan tidak mendukung si perokok ini karena teman-teman dan kerabat terdekat semua kebiasaan perokok
    2.CONTEMPLATION
    Berjalannya waktu Si perokok ini pun berpikir bahwa iya pun harus mencegah dari kebiasaan merokok karena,dapat menyebabkan sakit serius pada dirinya sendiri, lebih khusus pada orang disekitarnya
    3.PREPARATION
    Kemudian Si perokok ini mengambil keputusan untuk membuat rencana selama beberapa bulan dalam 6 bulan kedepan iya akan mengurangi merokok dalam bentuk bungkus dan perbatang dalam sehari yang harus Si perokok ini konsumsi untuk mengurangi kecanduan rokok itu
    4.ACTION
    Si perokok setelah menjalani selama 6 bulan sesuai prosedur atau tahap yang di buat oleh perokok ini sendiri,Si perokok ini pun merasa bahwa sudah mengalami perubahan setelah si perokok ini pun tidak berkumpul kumpul bersama kerabat terdekat,dan Setelah Si perokok ini pun mulai bepergian pulang pergi kampung yang sanggat jauh yang wilayahnya sanggat sulit mendapatkan rokok apa lagi masyarakat setempat menjual rokok dengan harga yang sanggat mahal,Si perokok ini pun makin terbiasa tidak merokok,setelah pulang ke kota Si perokok ini pun sudah tidak mengalami kecanduan rokok
    5.MAINTENANCE
    Seiring berjalannya waktu Si perokok ini sudah tidak mengkonsumsi rokok selama 6 bulan lebih,Si perokok ini pun merasa legah karena iya sudah bisa lepas rokok dari hari-hari nya, badannya pun merasa ada perubahan setelah lepas rokok, Si perokok ini pun merasa bahwa iya sudah bisa menyelamatakan keluarganya dari bahaya asap rokok.

  29. 1. Pre-contlempation (Pra-Perenungan)
    Tahap perubahan awal semacam ini disebut pra-perenungan. Selama tahap pra-perenungan ini, belum terlihat adanya perubahan yang terjadi. Seseorang yang berada pada tahap ini sering disebut sebagai “dalam pengelakan”. Hal ini disebabkan karena pengakuannya bahwa perilaku mereka tidak ada masalah. Dalam beberapa hal, orang pada tahap ini belum menyadari apabila perilaku mereka itu merusak.

    2. Contemplation (Renungan)
    Pada tahap ini, orang menjadi semakin sadar akan manfaat potensial bila membuat perubahan, tetapi kelemahannya banyak memerlukan waktu dan biaya. Konflik ini menciptakan perilaku bimbangan yang kuat mengenai perubahan. Akibatnya pada tahapan perenungan terhadap perubahan bisa berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

    3. Preparation (Persiapan)
    Seorang perokok mulai membuat perubahan perubahan kecil pada tahap ini. seorang perokok yang ingin berhenti merokok, maka bisa diawali dengan menurunkan jumlah batang rokok yang ia dihisap dalam rangka mengurangi kebiasaan merokoknya.

    4. Action (Tindakan)
    Pada tahap perubahan keempat ini, seseorang mulai melakukan tindakan langsung untuk mencapai tujuan mereka.

    5. Maintenance.(Pemeliharaan)
    Pada tahap pemeliharaan ini perlu perhatian tentang pentingnya komitmen terhadap perubahan perilaku yang telah dilakukan. Kemungkinan relaps (kambuh lagi) harus diidentifikasi sedini mungkin. Jika hal tersebut benar terjadi, maka perlu melakukan konsolidasi diri dan sesegera mungkin kembali ke tujuan semula untuk terus bersemangat mempertahankan apa yang telah anda capai.

  30. Mau bertanya,
    Di era covid seperti saat ini saya lebih sering merenung , muncul banyak pertanyaan dalam pikiran saya mengenai pro dan kontra rokok yg makin berlanjut :
    1. Apa yang harus kita lakukan (dari sudut pandang pihak berwenang) untuk menghandle maraknya rokok?
    Karna disisi Raihan pendapatan cukai rokok menjadi pendapatan terbesar di negri ini melebihi uang resmi yg diterima pemerintah dari perusahaan tambang Freeport!
    Sebab tidak dipungkiri sampai saat ini cukai rokok tetap menjadi tumpuan pendapatan negara!
    2. Bagaimana nasib kita (dari sudut pandang pekerja) di pertambakauan? Karna selama ini jelas2 menghidupi banyak keluarga!
    3. Bagaimana Reaksi pak/mas admin (dari sudut pandang keluarga pecandu rokok) mendengar bahwa Somasi yang dilayangkan rohaniya, seorang pecandu rokok (pd thn 2017) kepada PT gudang garam TBK ditolak?
    Sependek pengetahuan saya, saya berharap pemerintah harus bisa memfasilitasi semua pihak, sekian pertanyaan saya. Saya harap admin berbesar hati menjawab pertanyaan saya ini, wassalam 🙏

  31. Perubahan seseorang dari perokok aktif menjadi berhenti merokok sangat sulit dilakukan, untuk mengubah kebiasaan merokok dibutuhkan kesadaran serta perubahan perilaku kesehatan melalui intervensi yang efektif. Berikut salah satu konsep dasar dalam Transtheoretical Model (TTM) yaitu stanges of change.
    1. Precontemplation : Seorang perokok aktif yang tidak memiliki niat untuk berhenti merokok, ia pernah mencoba untuk berhenti namun membatalkan keinginan berhenti merokok.
    2. Contemplation : Seorang perokok aktif tersebut terpikirkan dampak yang akan terjadi serta bahayanya dan mencoba untuk berhenti merokok. Ia mencoba untuk berhenti merokok dalam waktu 2 bulan, karena masih adanya pro dan kontra maka ia tidak melakukan tindakan perubaham tersebut dan tidak adanya komitmen dalam dirinya.
    3. Preparation : Ia memiliki niat untuk berhenti untuk berhenti merokok, dan memiliki solusi yang akan dilakukannya. Seperti ia memikirkan banyaknya pengeluaran yang digunakan untuk membeli batang rokok serta dampak yang akan terjadi pada tubuhnya yang akan datang, telah menjadi motivasi namun belum konsisten untuk berhenti merokok.
    4. Action : Seorang perokok aktif memiliki komitmen dalam mengubah tindakannya dalam merokok dengan berhenti merokok namun dalam waktu masih kurang dari 6 bulan.
    5. Maintenance : Ia telah mengubah kebiasaannya dengan berhenti merokok dan hidup sehat. Serta berusaha untuk tidak mengulang kebiasaan lamanya.

  32. 1. Precontemplation : seorang pemuda menjadi perkok aktif karena terpicu teman2 nya yang sudah kecanduan merokok
    2. Contemplation : pada akhirnya mereka menyadari akan akibat merokok dan ingin menghentikan kebiasaannya
    3. Preparation : mereka sudah membulatkan niat untuk berhenti merokok
    4. Action : pemuda tersebut mulai mengganti kebiasaan merokoknya dengan memakan permen supaya bisa melupakan rokoknya
    5. Maintenance : akhirnya pemuda tersebut berhasil berhenti merokok selama ± 6 bulan

  33. 1. Precontemplation : seorang remaja menjadi perkok aktif karena terpengaruh teman2 nya yang sudah kecanduan merokok
    2. Contemplation : pada akhirnya remaja tersebut menyadari akan akibat merokok dan mencoba menghentikan kebiasaannya
    3. Preparation : remaja tersebut sudah membulatkan niat untuk berhenti merokok
    4. Action : remaja tersebut mulai mengganti kebiasaan merokoknya dengan memakan permen agar bisa berhenti merokok
    5. Maintenance : pada akhirnya remaja tersebut berhasil berhenti merokok selama ± 6 bulan

  34. 1. Precontemplation : seorang pemuda menjadi perkok aktif karena terpengaruh teman2 nya yang sudah kecanduan merokok
    2. Contemplation : pada akhirnya remaja tersebut menyadari akan akibat merokok dan mencoba menghentikan kebiasaannya
    3. Preparation : remaja tersebut sudah membulatkan niat untuk berhenti merokok
    4. Action : remaja tersebut mulai mengganti kebiasaan merokoknya dengan memakan permen agar bisa berhenti merokok
    5. Maintenance : pada akhirnya remaja tersebut berhasil berhenti merokok selama ± 6 bulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

You cannot copy content of this page