Public HealthTeknologi Kesehatan

MADU DAN KESEHATAN

Allah subhanahu wa ta’ala mewahyukan kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallambahwa madu dapat menyembuhkan manusia dari berbagai macam penyakit. Madu dalam Kitab Suci Al-Quran sebagai sumber penyembuhan: bahwa “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,’ kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (Quran Surat An-Nahl Ayat 68-69)

Bahan-bahan madu telah dilaporkan untuk memberikan efek antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, antiproliferatif, antikanker, dan antimetastatik.Banyak bukti menunjukkan penggunaan madu dalam kontrol dan pengobatan luka, diabetes mellitus, kanker, asma, dan juga penyakit kardiovaskular, neurologis, dan gastrointestinal.Madu memiliki peran terapi potensial dalam pengobatan penyakit oleh sifat phytochemical, anti-inflamasi, antimikroba, dan antioksidan.Flavonoid dan polifenol, yang bertindak sebagai antioksidan, adalah dua molekul bioaktif utama yang terdapat dalam madu. Menurut literatur ilmiah modern, madu mungkin bermanfaat dan memiliki efek perlindungan untuk pengobatan berbagai kondisi penyakit seperti diabetes mellitus, pernapasan, pencernaan, kardiovaskular, dan sistem saraf, bahkan berguna dalam pengobatan kanker karena banyak jenis antioksidan hadir dalam madu. Kesimpulannya, madu dapat dianggap sebagai agen terapi alami untuk berbagai keperluan pengobatan. Ada cukup bukti yang merekomendasikan penggunaan madu dalam pengelolaan kondisi penyakit.Berdasarkan fakta-fakta ini, penggunaan madu di bangsal klinis sangat dianjurkan.

Komponen Gizi Dan Nonnutrisi Dari Madu

Madu adalah agen penyembuhan luka tertua yang diketahui umat manusia ketika beberapa bahan kimia modern gagal dalam hal ini.Penelitian eksperimental menggambarkan lebih banyak dokumen yang mendukung penggunaannya dalam penyembuhan luka karena bioaktivitas termasuk aktivitas antibakteri, antivirus, anti-inflamasi, dan antioksidan.Madu menginduksi leukosit untuk melepaskan sitokin, yang merupakan awal dari kaskade perbaikan jaringan. Selain itu, ini mengaktifkan respons imun terhadap infeksi. Stimulasi sifat-sifat lain dari respon imun oleh madu juga dilaporkan (Proliferasi limfosit B dan T dan aktivitas fagosit). Madu menginduksi pembentukan antibodi. Banyak bukti menunjukkan penggunaan madu dalam kontrol dan perawatan luka akut dan untuk luka bakar ketebalan superfisial dan parsial ringan hingga sedang. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan kemanjuran madu dalam kaitannya dengan perawatan luka dan borok kaki, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperkuat bukti saat ini.

REFERENSI

HR Al-Bukhari No. 5681/Fat-Hul Baari X/137. Lihat bab “Beberapa manfaat madu”. Zaadul Ma’aad IV/50-62 dan juga ath-Thibbu minal Kitaab was Sunah, karya al-‘AllamahMuwaffaqidun ‘Abdul Lathif al-Baghdadi, hlm 129-139, dalam Yazid bin Abdul Qadir, Do’a dan Wirid: Mengobati Guna-guna dan Sihir Menurut al-Quran dan as-Sunah, (Jakarta: Pustaka Imam asy-Syafi’i, 2005), hlm 418-419.

Adebolu TT. Effect of natural honey on local isolates of diarrhea causing bacteria in Southwestern Nigeria. Afr J Biotechnol. 2005;4:1172–4. [Google Scholar]

Ashrafi S, Mastronikolas S, Wu CD. Use of Honey in Treatment of Aphthous Ulcers IADR/AADR/CADR 83rd General Session.Baltimore, MD., USA: 2005. pp. 9–12. [Google Scholar]

 James H. Papyrus Harris, donation to the temple of re at Heliopolis. In: Birch S, editor. Breasted ancient records of Egypt part four pSalt 825, Egyptian magical text. 1876. [Google Scholar]

Bansal V, Medhi B, Pandhi P. Honey – A remedy rediscovered and its therapeutic utility. Kathmandu Univ Med J (KUMJ) 2005;3:305–9. [PubMed] [Google Scholar]

Bell SG.The therapeutic use of honey. Neonatal Netw. 2007;26:247–51. [PubMed] [Google Scholar]

Hassapidou M, Fotiadou E, Maglara E, Papadopoulou SK. Energy intake, diet composition, energy expenditure, and body fatness of adolescents in Northern Greece. Obesity (Silver Spring) 2006;14:855–62. [PubMed] [Google Scholar]

Babacan S, Rand AG. Characterization of honey amylase. J Food Sci. 2007;72:C050–5. [PubMed] [Google Scholar]

Pataca LC, Borges Neto W, Marcucci MC, Poppi RJ. Determination of apparent reducing sugars, moisture and acidity in honey by attenuated total reflectance-Fourier transform infrared spectrometry. Talanta. 2007;71:1926–31. [PubMed] [Google Scholar]

Inglett GE. A history of sweeteners – Natural and synthetic. J Toxicol Environ Health. 1976;2:207–14. [PubMed] [Google Scholar]

Ahmed S, Othman NH. Honey as a potential natural anticancer agent: A review of its mechanisms. Evid Based Complement Alternat Med. 2013;2013:829070. [PMC free article] [PubMed] [Google Scholar]

Khalil I, Moniruzzaman M, Boukraâ L, Benhanifia M, Islam A, Islam N, et al. Physicochemical and antioxidant properties of Algerian honey. Molecules. 2012;17:11199–215. [PMC free article][PubMed] [Google Scholar]

Attia WY, Gabry MS, El-Shaikh KA, Othman GA. The anti-tumor effect of bee honey in Ehrlich ascite tumor model of mice is coincided with stimulation of the immune cells. J Egypt Public Health Assoc. 2008;15:169–83. [PubMed] [Google Scholar]

14. Estevinho L, Pereira AP, Moreira L, Dias LG, Pereira E. Antioxidant and antimicrobial effects of phenolic compounds extracts of Northeast Portugal honey. Food Chem Toxicol. 2008;46:3774–9. [PubMed] [Google Scholar]

15. Abdulrhman M, El-Hefnawy M, Ali R, El-Goud AA. Honey and type 1 diabetes mellitus. In: Liu CP, editor. Type Diabetes – Complications, Pathogenesis, and Alternative Treatments. Croatia: In Tech; 2008. [Google Scholar]

16. Ghosh S, Playford RJ. Bioactive natural compounds for the treatment of gastrointestinal disorders. Clin Sci (Lond) 2003;104:547–56. [PubMed] [Google Scholar]

Lay-flurrie K. Honey in wound care: Effects, clinical application and patient benefit. Br J Nurs. 2008;17:S30, S32–6.[PubMed] [Google Scholar]

23. Betts J. The clinical application of honey in wound care. Nurs Times. 2008;104:43–4. [PubMed] [Google Scholar]

Islam A, Khalil I, Islam N, Moniruzzaman M, Mottalib A, Sulaiman SA, et al. Physicochemical and antioxidant properties of Bangladeshi honeys stored for more than one year. BMC Complement Altern Med. 2012;12:177. [PMC free article][PubMed] [Google Scholar]

Artikel Terkait

Satu Komentar

  1. Informasi menarik tetkait madu… ditunggu kelanjutan tulisannya lg pak terkait madu. jangan lupa konsumsi madu jg ya pak hehehhe

  2. I like it..

    Semoga bermanfaat dan kita bisa mengkonsumsi madu setiap hari agar stamina tubuh kita kuat.

  3. Alhamdulillah..
    Artikelnya sangat menarik mengenai “madu” ini, ga ngebosenin untuk bahan bacaan, dan bahan pengetahuan

    Disamping “madu” sangat enak dikonsumsi banyak khasiatnya ternyata..😊
    Sebelumnya terimakasih atas pengetahuanya pak.

    Ditunggu artikel selanjutnya yaa bapak Eko Budi Santoso😊🙏

  4. artikel nya sangat jelas dan dari kata² sangat bisa di pahami mengenai madu ini, semoga bermanfaat bagi semua kalangan yg belum mengerti tentang madu dalam kesehatan, sekali lagi terima atas artikel nya, di tunggu artikel² terkait penjelasan atau pembahasan yg lainnya

  5. Dari artikel diatas sangat bermanfaat bagi kita mengenai madu yang dapat digunakan tidak hanya produk nutrisi dan juga p tetapi juga kesehatan dalam pengobatan tradisional yg dapat mengobati berbagai macam penyakit, melalui madu, Trimakasih juga pak atas artikel nya yang diberikan sangat bermanfaat melalui artikel ini kita dapat memahami tentang kegunaan madu yg lebih spesifik dan benar , agar dapat digunakan sesuai dengan keperluannya. Tidak hanya asal menggunakan nya saja.

  6. Barakallah madu sangat berkhasiat sekali, terima kasih untuk artikel ini semoga semakin banyak artikel lainnya. Selamat berkarya semoga sukses aamiin

  7. terimakasih pak, jadi sudah paham tentang manfaat madu, tidak hanya untuk nutrisi tetapi dalam pengobatan sekaligus stamina tubuh, ditunggu artikel selanjutnya pak

  8. Terimaksih pak, saya sudah mengerti tentang manfaat madu yang berguna dalam pengobatan, artikelnya pun cukup membantu saya mengerti tentang manfaatnya madu untuk stamina tubuh. Ditunggu artikel selanjutnya pak..

  9. Terimakasih banyak pak, Atas Artik yang bapak berikan ini tentang manfaat madu yang paling penting dalam kesehat tubuh kita, dan berguna juga bagi pengobatan dan manfaat madu untuk stamina tubuh kita semua semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan kami tunggu artikel bapak berikut nyaaa.

  10. Sangat suka dengan artikel yg penuh dengan ilmu yg bermanfaat, terus menyebarkan ilmu Yg bermanfaat…
    Ini sangatlah keren😊

  11. Terima kasih pak artikelnya sangat bermanfaat, kita bisa mengenal madu dengan kesehatannya.

  12. Terimakasih pak untuk artikelnya, kita jadi lebih mengenal dan memahami madu beserta khasiatnya

  13. Artikelnya sangat bermanfaat,kita dapat mengetahui manfaat madu bagi kesehatan,selain enak rasanya.
    Tp pak kenapa ada orang yg alergi dengan Madu ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

You cannot copy content of this page